Berikhtiar Menjadi Pemain Ekonomi Muhammadiyah Wiradesa Bangun Pabrik Air Kemasan SULI 5

By : Ady Widiyanto ,Views : 1000 20 Sep 2017, 19:37:50 WIB Persyarikatan
Berikhtiar Menjadi Pemain Ekonomi Muhammadiyah Wiradesa Bangun Pabrik Air Kemasan SULI 5

Foto: Drs.H. Mulyono meletakkan batu pertama pembangunan pabrik SULI 5 PCM Wiradesa


Pekalonganmu.com – “Muhammadiyah berikhtiar menjadi ‘Pemain’, mengambil bagian mengolah air minum untuk dialirkan kepada warga Muhammadiyah sampai kepada masyarakat secara keseluruhan,” Sambut Abdul Basith, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wiradesa. “Air Kemasan SULI 5 merupakan merk dagang yang telah ditetapkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dengan maksud mengajak untuk sholat 5 (lima) waktu,” urainya, dalam sambutan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pabrik Suli 5 PCM Wiradesa, Sabtu 16 September 2017. Pembangunan pabrik air kemasan SULI 5 tersebut berlokasi di desa Wiradesa Kecamatan Wiradesa, tepatnya sekira 4 km ke arah selatan, dari jalan raya Pantura.

Acara peletakan batu pertama ini dihadiri oleh perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan, jajaran PCM Wiradesa, perwakilan PRM se-Wiradesa, perwakilan Organisasi Otonom di PCM Wiradesa, serta perwakilan Pemerintah Desa Wiradesa. Disampaikan oleh ketua PCM Wiradesa, bahwa usaha air minum kemasan SULI 5 sebenarnya sudah dimulai sejak beberapa periode kepemimpinan PCM Wiradesa sebelumnya. Jadi, pembangunan pabrik pengolahan air minum kemasan SULI 5 ini merupakan upaya melanjutkan dan menyatakan bentuk kegiatan ekonomi Muhammadiyah untuk kesejahteraan masyarakat banyak. Jika sebelumnya Muhammadiyah hanya menjadi pengguna atau konsumen, maka harapannya Muhammadiyah bisa menjadi ‘Pemain’ atau ‘Pelaku’ yang mengelola air minum untuk masyarakat.

“SULI 5 diharapkan menjadi satu kesatuan gerak Muhammadiyah di Pekalongan. Maka diharapkan agar setiap PCM se-Kabupaten Pekalongan juga ikut ‘memiliki’ usaha ini,” ungkap Drs.H.Mulyono, Ketua PDM Kabupaten Pekalongan. “Bentuknya bisa sebagai wakaf tunai kepada persyarikatan, sehingga kepemilikan Muhammadiyah terhadap usaha ini bisa mencapai lebih dari 50%,” sambung Mulyono.

PCM Wiradesa merupakan salah satu PCM yang menjadi ‘leader’ di bidang ekonomi di Pekalongan. Jika dulu Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM) diawali di Wiradesa, dan menjadi kebanggaan Muhammadiyah secara nasional, maka sekarang Wiradesa juga memulai untuk membangun pabrik SULI 5.

Ke depan diharapkan semua aktifitas Muhammadiyah, organisasi otonom, amal usaha Muhammadiyah, serta para pimpinan dan anggota Muhammadiyah, baik itu pengajian atau kebutuhan hariannya dapat menggunakan SULI 5 ini, sehingga usaha ini akan besar bersama aktifitas Muhammadiyah Pekalongan. (adw)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment


Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Bagaimana tampilan website ini menurut anda?
  Sangat Bagus
  Bagus
  Cukup
  Kurang menarik
  Sangat tidak menarik

Komentar Terakhir

  • rini

    mohon info apa ada rekruitmen untuk tenaga ...

    View Article
  • Arsitek Indonesia

    selamat untuk PRM keramat jati, semoga pembangunan gedung dakwahnya berjalan lancar sampai selesai. ...

    View Article
  • Sunu7

    Pak soleh ...

    View Article
  • Anas

    Gukarmuhamka, tulisannkalian ditunggu di sini. Tidak hanya di wa Yuk ramaikn dn viralkn ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video