Artikel

Keajaiban Sujud dalam Shalat

Sujud merupakan suatu gerakan yang menyimpan keajaiban
tersendiri bagi pelakunya. Ia mampu membangkitkan ruh baru bagi kehidupan orang
yang melakukannya.  Mereka tidak pernah
bosan bersujud di hadapan Allah SWT.  Ini
dikarenakan mereka meyakini ada sejuta keajaiban yang akan dianugerahkan untuk
mereka di dunia dan di akhirat kelak. Rasulullah SAW bersabda : “Bahwasanya aku
diperintahkan (oleh Allah SWT) agar bersujud 
dalam shalat dengan tujuh anggota badan 
yaitu dahi, dua telapak tangan, dua lutut, dan dua telapak kaki bagian
ujung jari.

Sembah sujud seorang hamba pada Tuhannya adalah amal yang
paling luar biasa mendapat pahala di sisi-Nya, dan semulia-mulia pengabdian
yang dilakukan makhluk terhadap Khaliknya. Sedekat-dekatnya jarak antara
seorang hamba dengan Tuhannya tatkala si hamba tersebut dalam posisi sujud di
atas tanah (alam-semesta), maka perbanyaklah kalian berdo’a dalam posisi sujud,
maka wajarlah do’a-do’a dibaca oleh kalian dikabulkan Allah SWT.  Firman Allah dalam al-Qur’an:

واسجد واقترب

“Dan sujudlah serta dekatkanlah dirimu kepada Tuhanmu.”  (QS. Al ‘Alaq: 19).

Sujud seorang hamba pada Tuhannya adalah lambang kepatuhan
atau ketaatan si hamba pada Penciptanya. Jika manusia bersujud pada Tuhannya,
itu menunjukkan bahwa betapa rendahnya ia di hadapan Tuhannya, betapa kecilnya
ia di hadapan Khaliknya. Kembalilah kepada Allah. Bersujud di hadapan-Nya.
Tunduk dan pasrah akan takdir dan kehendak-Nya. 
Sepenuh hati, sepenuh jiwa.  Bahwa
Allah Maha Berkuasa dan Maha Bijak untuk merubah apapun yang menimpa
hamba-Nya.  Bersujudlah hati, jiwa dan
raga ini pada Allah.  Inilah cara kita
memanggil kasih sayang Allah.  Mengakui
segala kelemahan dan kekurangan kita. 
Menyatakan ketidakberdayaan kita di hadapan Allah.

Sungguh, seluruh malaikat yang ada di langit bersujud kepada
Allah.  Demikian pula dengan orang-orang
beriman yang ada dibumi bersujud kepada Allah. 
Semua bersujud dengan penuh ketaatan dan penuh keyakinan.  Tak ada serpihan bagaikan menempel dalam
relung hati ini.  Bahwa Allah Maha
Berkuasa untuk merubah keadaan apapun yang dialami hamba-Nya. Dalam sebuah
hadis yang diriwayatkan Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda
: “Kalian harus memperbanyak sujud kepada Allah SWT. Ketika
kalian bersujud, Allah akan angkat derajat kalian, dan Allah akan menghapus
satu dosa kalian.”

Ada dua keutamaan sujud yang patut kita garisbawahi dari
hadis di atas. Perintah sujud yang disampaikan Rasulullah SAW memberikan dua
manfaat yang sangat berguna bagi kehidupan kita.

Pertama, dengan banyak bersujud, Allah SWt akan angkat derajat kita. Derajat
yang akan Allah berikan kepada kita bisa berupa derajat di dunia maupun di
akhirat. Di dunia bisa berupa kehidupan sakinah, berupa jabatan, bisa berupa
mendapatkan jodoh yang ideal, bisa juga keinginan-keinginan lain yang dikabulkan.
Semuanya itu merupakan dampak positif dari banyak bersujud kepada Allah SWT.
Sedangkan derajat di akhirat hanyalah Allah SWT yang Maha Mengetahui. Tidak
seorangpun manusia yang mengetahui akan hal itu, karena itu menjadi rahasia
Allah SWT.

Kedua, dengan bersujud Allah SWT akan menghapus satu dosa. Sebagai manusia
tentu saja banyak perbuatan dosa yang kita lakukan, disengaja ataupun tidak.
Perbuatan dosa tersebut tidak kita ketahui jumlahnya, kecuali nanti di yaumil
hisab (Hari perhitungan). Karena itu, bersujudlah kepada Allah Swt  sebanyak-banyaknya. Tidak perlu
dihitung-hitung. Setiap kali ada waktu luang bersujudlah, karena memang Allah
menciptakan kita manusia tidak lain untuk beribadah kepada-Nya.

Seseorang harus mengetahui dalam posisi manakah ia paling
dekat dengan Allah swt. Sehingga ia bisa menggunakan kesempatan tersebut untuk
berdoa dan memohon ampun kepada-Nya. Dalam hadits ini Rasulullah saw telah
mengungkapkan bahwa posisi seseorang yg paling dekat dengan Rabbnya adalah
ketika ia dalam keadaan sujud.

Dalam Hadis Sahih Muslim, dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah
saw bersabda: “Saat paling dekat seorang hamba dengan Rabbnya adalah ketika dia
sedang sujud. Oleh karena itu, perbanyaklah berdoa (sewaktu sujud).

Masing-masing amalan memiliki keutamaan sendiri. Begitu juga
saat seseorang bersujud kepada Allah swt, adalah sebuah keutamaan yang tidak
dimiliki oleh amalan lainnya. Disebutkan dalam sebuah hadits dari Imam Muslim,
bahwa Ma’dan bin Abu Thalhah al-Ya’muri berkata, “Aku berjumpa dengan Tsauban
(Maulah Rasulullah saw), dan kukatakan (padanya), ‘Beritahukan aku tentang
sesuatu amal yang harus kulakukan agar Allah swt memasukanku ke surga!’ atau
kukatakan amal apa yang paling Allah sukai.’ Dia pun terdiam. Lalu aku bertanya
lagi, tetapi dia masih terdiam. Kemudian kutanyakan kepadanya kembali untuk
yang ketiga kalinya. Lantas dia berkata, ‘Aku telah menanyakan hal itu kepada
Rasulullah saw dan beliau menjawab,: “Engkau harus memperbanyak sujud
kepada Allah karena setiap kali engkau sujud kepada Allah, pastilah dengannya
Allah mengangkatmu satu derajat lebih tinggi sekaligus menghapuskan satu
kesalahan (dosa).

Imam Muslim juga meriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa
Rasulullah saw bersabda:

إِذَا قَرَأَ ابْنُ آدَمَ
السَّجْدَةَ فَسَجَدَ، اعْتَزَلَ الشَّيْطَانُ يَبْكِي، يَقُولُ: يَا وَيْلَهُ!
أُمِرَ ابْنُ آدَمَ بِالسُّجُودِ فَسَجَدَ، فَلَهُ الْجَنَّةُ، وَأُمِرْتُ
بِالسُّجُودِ، فَأَبَيْتُ، فَلِي النَّارُ

“Apabila anak Adam membacakan Ayat Sajdah, lalu
dia bersujud maka syaitan pergi menyendiri sambil menangis dan berkata,
‘Celakalah aku!—-Dalam riwayat Abu Kuraib menggunakan lafaz ya waili—-anak Adam
diperintahkan bersujud, lalu dia bersujud, dia pun masuk surga. Sedangkan aku
diperintahkan bersujud tapi aku menolak, aku pun masuk ke dalam neraka.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button